← Kembali ke blog
Kesehatan Anak17 Oktober 2026 · 4 menit baca

Pahami perawatan bayi baru lahir

Perawatan Bayi baru lahir terdiri dari perawatan segera setelah melahirkan dan perawatan rutin. Masing-masing penting dipahami supaya tumbuhnya optimal.

bayi dan boneka beruang
Foto: rawpixel.com

Perawatan bayi baru lahir penting untuk dipahami orang tua bayi. Jangan sampai disaat bayi lahir kita baru belajar untuk merawatnya. Supaya lebih mudah memahami, tips ini akan terbagi menjadi dua fase yaitu perawatan segera Setelah Bayi lahir dan fase perawatan rutin pada bayi.

Perawatan Segera Setelah Bayi Lahir

Perawatan ini dilakukan sesegera mungkin setelah ibu melahirkan. Pada masa ini ada momen emas untuk membangun kedekatan antara ibu dan bayinya. Ibu bisa melakukan hal berikut supaya sang bayi makin nempel dengan Bunda.

Inisiasi Menyusui Dini

Inisiasi Menyusui Dini atau biasa di sebut IMD adalah salah satu kegiatan yang dilakukan melalui kontak kulit ke kulit (skin-to-skin contact) antara ibu dan bayi. Hal ini dilakukan dengan cara melekatkan Bayi dengan posisi tengkurap di dada Ibu tanpa sehelai kainpun yang menghalangi serta bayi dibiarkan mencari puting ibu, pada satu jam pertama kehidupan. IMD dilakukan segera setelah bayi lahir. Kegiatan IMD biasanya dibantu oleh bidan/nakes yang menolong persalinan. Hal ini dilakukan pada kondisi bayi dan ibu stabil, jika salah satunya dalam kondisi kurang baik saat persalinan, maka IMD tidak dilakukan. Manfaat IMD diantaranya bisa membantu menjaga suhu tubuh bayi, membangun hubungan antara ibu dan bayi, hingga menurunkan resiko kematian pada bayi akibat hipotermi.

Perawatan Rutin Pada Bayi

Perawatan rutin bayi dilakukan setelah bayi pulang dari fasilitas kesehatan. Hal-hal yang bisa kamu lakukan adalah

Merawat Tali Pusar

Perawatan tali pusar sangat penting pada bayi baru lahir. Prinsip perawatan tali pusar yaitu “Bersih dan Kering”. Tali pusar cukup dibersihkan dengan air bersih saat bayi mandi, setelah itu keringkan dengan kain yang bersih atau kasa bersih jika ada. Tidak perlu menambahkan bahan bahan lain seperti saleb, betadin, dan lain sebagainya pada area tersebut. Pada umumnya tali pusar akan mengering dan lepas dengan sendirinya pada 5-14 hari setelah bayi lahir.

Memandikan bayi

Menurut World Health Organization (WHO) bayi baru lahir sebaiknya dimandikan setelah 24jam paska persalinan, bila tidak memungkinkan maka baiknya ditunda selama 6 jam. Memandikan bayi baiknya 2 kali perhari, umumnya dilakukan pada pagi dan sore hari. Kegiatan ini bisa dengan cara direndam di air bak atau mengelap bayi menggunakan washlap/spons. Pastikan air yang digunakan adalah air hangat-hangat kuku atau sekitar 37-38 derajat celsius, gunakan sabun serta shampo khusus bayi. Jangan mandikan bayi terlalu pagi maupun terlalu sore karena suhu diluar terasa dingin.

Memijat bayi

Pijat bayi merupakah sebuah terapi dengan usapan lembut untuk merelaksasi otot, memperlancar pencernaan dan meningkatkan kualitas tidur bayi. Memijat bayi baiknya dilakukan setelah mandi pagi, sore ataupun sebelum tidur. Jika tidak memungkinkan setelah mandi, dapat dilakukan sebelum mandi tapi diberi jeda kurang lebih 30 menit. Masing-masing waktu tentunya memiliki manfaat tersendiri. Namun, jangan memijat saat perut bayi masih kosong, saat menyusu, saat bayi demam dan setelah imunisasi. Jika dilakukan dapat membuat bayi rewel, muntah, dan kaget.

Memberikan ASI

Berikan bayi ASI esklusif selama usia 0-6 bulan dan pastikan hanya ASI tanpa yang dikonsumsi pada periode tersebut tanpa tambahan apapun kecuali obat saat bayi sakit. ASI merupakan makanan yang paling baik untuk bayi. ASI memiliki komposisi yang berbeda-beda tergantung usia bayi, ada yang disebut kolostrum, ASI peralihan dan ASI matur (IDAI, 2013). ASI memiliki berbagai manfaat bagi Ibu sekaligus anak. Bagi Ibu, Menyusui bisa membantu memulihkan rahim, membantu melangsingkan tubuh, menurunkan stres serta depresi dan membantu menurunkan resiko beberapa penyakit. Bagi Anak, ASI bisa membantu kekebalan tumbuh, membantu kecerdasan, menjaga kesehatan penceranaan, dan mencegah penyakit resiko kronis.

Ingat, merawat bayi tentu bukan hanya tanggung jawab seorang Ibu saja namun juga suami. Jika membutuhkan bantuan hubungi home care kami. Terutama selama masa nifas, bunda jangan sampai kelelahan ya.

Cahyati Fitri Mumpuni, S.Keb., BdnBidan
Ada yang ingin ditanyakan?

Setiap ibu dan setiap pemulihan berbeda. Kirim pertanyaan kamu lewat WhatsApp, saya biasanya menjawab dalam 2 jam.

Jadwalkan sekarang